01. Ketrampilan integratif yang disebut juga analytical and integral thinking skills, atau kecakapan berpikir secara analitis dan integral, atau juga kecakapan intelektual ang dimaksud ialah keterpaduan khas antara kemampuan berkhayal, merasa, melihat keseluruhan bagian sebagai suatu sistem yang berhubungan satu sama lain. Seorang perencana, atau kelompok yang sedang merencanakan suatu kegiatan, ketrampilan integratif amatlah diperlukan. Ketrampilan integratif disebut juga ketrampilan sistem, karena kita dituntut untuk menyatukan (mengintegrasikan) berbagai macam ketrampilan ke dalam suatu sistem (= an assemblage or combination of things or parts forming a complex or unitary whole).
Contoh ketrampilan sistem yang terkait satu sama lain:
Ø Mempergunakan uang sebagai suatu sarana untuk mencapai tujuan;
Ø Melangkah maju dengan enak melalui suatu proses (step by step);
Ø Memilah-milah perkara ke dalam kelompok-kelompok seperti perkara pribadi, prekara masing-masing anggota kelompok dan prekara kelompok sendiri;
Ø Menjelaskan kompleksitas permasalahan kelompok satu persatu dan bersama (pars pro totto totum pro parte > bagian untuk keseluruhan, dan keseluruhan untuk bagian);
Ø Merumuskan atau menyebutkan data-data secara ringkas dan jelas;
Ø Memilah-milah ungkapan-ungkapan ataupun masukan-masukan yang diwarnai oleh emosi;
Ø Memilah-milah dan menyusun secara rinci berbagai tekanan yang datang dari dalam (intern) lembaga atau organisasi, dan yang datang dari luar (ekstern), yakni dari masyarakat;
Ø Berbicara dengan jelas dan dapat dipahami oleh massa, yang mempunyai beragam latar-belang pendidikan, budaya, pandangan hidup, dlsb.
Ø Melibatkan diri dalam suatu sistem rencana kerja yang dari sudut pandang waktu akan panjang untuk menjabarannya (implementasinya) dan dari sudut pandang jenis kegiatan akan beraneka ragam, namun dengan hasil pencapaian yang telah ditentukan (lihat bagan rencana kerja dari sebuah organisasi atau perusahaan);
Ø Mempu menangkap data-data yang serupa dan tidak serupa, dan mampu menganalisnya sebagai data-data yang berharga;
Ø Mampu menentukan tolok ukur atau kriteria yang terbatas dan jelas;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar