Minggu, 02 Oktober 2011

02. KETRAMPILAN RELASIONAL ATAU INTERPERSONAL SKILLS.


02.Ketrampilan relasional atau interpersonal skills. Merupakan kemampuan untuk bertindak dengan hati dan dengan penuh pengertian terhadap orang-orang di sekitar kita, yang keluar dari suatu pengenalan akan diri sendiri dan sesama. Termasuk di dalam kemampuan ini ialah bisa mengungkapkan perasaan-perasaan pribadi secara obyektif dan ditumbuh-kembangkan demi kerjasama yang kokoh kuat. Sikap menyingkirkan diri atau mengisolir diri tidak sesuai dengan pengembangan ketrampilan interpersonal ini.


            Contoh medan/bidang ketrampilan interpersonal:
Ø  Mampu memperlihatkan emosi. Kita sering dibelenggu oleh emosi, yang lazim dipasung oleh kita maupun oleh masyarakat, seperti “Tidak boleh marah”, “Janganlah jadi manusia itu emosional!”, dlsb.;
Ø  Mengenal atau bahkan memanggil perasaan-perasaan-ku dengan tepat > “Saya sedang merasa senang”, “Saya merasa jengkel”, “Saya sungguh-sungguh merasa lega”; dlsb.;
Ø  Mengenal perasaan-perasaan orang lain atau berusaha dengan tepat mengenal apa yang sedang ia atau mereka rasakan;
Ø  Mampu membagikan atau mensharingkan emosi saya kepada orang lain;
Ø  Bisa mengatakan “Saya marah!” secara obyektif, yakni tahu perkara apa yang menyebabkan saya (sedang) marah;
Ø  Mampu mengungkapkan perasaan diri sendiri dan orang lain, dan orang lain bisa menerimanya;
Ø  Mampu mengungkapkan atau mengatakan cita-cita pribadi;
Ø  Menjadi tetap tenang, meskipun dalam keadaan stress berat atau mengalami kecemasan yang tinggi;
Ø  Mengatakan sejujurnya tentang nilai-nilai keberadaan orang lain, sehingga mereka sendiri mendengar secara langsung apa yang sedang saya katakan;
Ø  Selalu menjalankan komunikasi secara lengkap, misalnya “muka dengan muka” (face to face), menyedengkan telinga pada dia yang sedang berbicara, dslb.;
Ø  Dapat membantu orang lain melihat dirinya sendiri dengan kehadiran saya yang empatis;
Ø  Mengarahkan cita-cita atau angan-angan ke dunia (orang) lain;
Ø  Hadir dalam “kematian” orang lain > berbelarasa atau compassion > a feeling of deep sympathy and sorrow for someone struck by misfortune, accompanied by a desire to alleviate the suffering; mercy.;
Ø  Menjadi agresif secara kreatif dan bukan destruktif;
Ø  Mampu mengatasi konflik;
Ø  Menentukan strategi di sekitar kutup kepribadian anda dan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar